10 Jun 2024
Updates
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara mingguan mencatatkan pelemahan sebesar -1,04% dan ditutup di level 6,897 pada perdagangan hari Jumat (07/06). Sektor yang mengalami pelemahan terbesar yaitu sektor basic materials -4,27%, infrastruktur sebesar -4,27%, serta industri -3,46%.
Sejalan dengan pelemahan IHSG, foreign investor secara mingguan mencatatkan aksi jual bersih (net sell) yaitu senilai Rp 2,34 triliun. Sehingga posisi YTD (year to date) investor asing net sell dengan total senilai Rp 8,58 triliun.
Pada akhir Mei 2024, cadangan devisa Indonesia mencapai 139,0 miliar dolar AS, naik dari 136,2 miliar dolar AS pada akhir April 2024. Kenaikan ini dipicu oleh penerimaan pajak dan jasa serta penerbitan global bond pemerintah. Cadangan tersebut cukup untuk membiayai 6,3 bulan impor atau 6,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, melebihi standar internasional sekitar 3 bulan impor. Bank Indonesia menyatakan bahwa cadangan tersebut mendukung ketahanan sektor eksternal serta stabilitas makroekonomi dan keuangan.
Wall Street pada hari Jumat (07/06) bergerak melemah. Dow Jones bergerak melemah -0,22%, sedangkan S&P bergerak melemah -0,11%, dan Nasdaq bergerak melemah -0,23%.
Data yang dikeluarkan oleh Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan bahwa ekonomi AS menambah sekitar 272.000 pekerjaan pada bulan Mei, melampaui proyeksi analis sebesar 185.000. Meskipun begitu, tingkat pengangguran mengalami sedikit kenaikan menjadi 4%.
Kinerja reksadana secara mingguan mayoritas bergerak menguat. Reksa dana saham yang bergerak menguat sebesar +0,89%. Reksa dana campuran yang bergerak menguat sebesar +0,36%, sementara itu reksa dana pasar uang terapresiasi sebesar +0,09% dan terakhir reksa dana pendapatan tetap juga bergerak menguat +0,15%.
IHSG berhasil mencapai target penurunan di level 6900, dimana IHSG masih berpotensi bergerak sideways dengan range 6800-6900. Dengan posisi IHSG yang sudah berada di support, investor dapat memanfaatkan buy on weakness karena IHSG berpotensi mengalami technical rebound. Saat ini beberapa saham big caps sudah mencapai area oversold, dimana berpotensi mengalami technical rebound. Investor juga perlu memperhatikan pergerakan rupiah, dimana rupiah masih terus berpotensi melemah mencapai level 16,400.
#InvesNowCuanLater #BigDreamStartNow
Disclaimer
Data-data di atas merupakan informasi
terkait Reksa Dana dan bukan ajakan atau suruhan dalam
membeli/menjual produk investasi tertentu. Keputusan beli/jual
terhadap instrumen investasi sepenuhnya dipegang oleh investor itu sendiri.
Latest News
28 Jul 2025
Updates
08 Jul 2025
Updates
07 Jul 2025
Updates

Siap untuk menumbuhkan
uang di masa depan?
Perjalanan Investasimu Dimulai Sekarang
COMPANY
SUPPORT
Newsletter
Segarkan wawasan investasi Anda setiap harinya
dengan berita-berita financial dari newsletter kami.